Wednesday, September 25, 2019

Bersama Cinta

Aku tidak pernah menyangka, akan menemukan cinta seasik ini.
Mungkin, sudah banyak hal yang kamu korbankan untuk menghadapi kekanak-kanakkanku.
Merelakan emosimu untuk mengiyakan ingin ku.
Mungkin juga, sudah banyak waktu yang kau buang untuk menghadapi kereseanku setiap kali aku rindu. Dan mungkin, sudah banyak yang kamu lepaskan untuk hanya sekedar membelikan ku gulali dan permen sugus kesukaanku.

Aku tau, di hatimu aku dicintai dengan baik.
Sekeras apapun aku dalam pertengkaran, entah masalah kecil atau besar.
Kadang aku menyukainya, sebab aku tau, setelah itu maaf dariku adalah pelukmu.
Meskipun kamu tau akulah biang keroknya.
Untuk setiap kerumitan di hidupku, aku berani bertaruh, hanya kamu yang sanggup menghadapi ku dengan tanpa mengeluh.
“Kamu rumit aja aku sayang” katamu.

Ada banyak yang kudapat saat mencintai dan dicintaimu.
Salah satunya, menjadi penyabar dan penyayang dengan cara yang terbaik.
Sepekat apapun amarahmu, aku tahu, aku tidak akan pernah kehilangan pelukmu.
Dan semarah apapun aku, kamu tidak akan pernah kehilangan sayangku.

Denganmu, aku ingin menyelesaikan segalanya.
Kemarin, sekarang, besok dan di masa depan.
Kita akan bertumbuh dan mendewasa bersama sama.
Menghabiskan tawa sampai hari tua.

Teruslah menjadi penyabar, aku akan terus mengangkasakan nama kita ke langit doa.
Agar Tuhan segera meniadakan jarak antara kita.
Aku akan menjadi penyeimbang yang baik untuk setiap langkah-langkahmu.
Aku akan bersamamu, dan kamu akan bersama cintaku.

Semoga ini bukan akhir

Maaf, Atas waktu yang ku sia-siakan begitu saja Atas kesempatan yang tidak disyukuri dengan baik Atas nikmat yang lupa ku kembalikan de...